Edukasi Sains dengan Pendekatan Stem Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Siswa SDN 01 Citaman

Penulis

  • Muhitha Adha UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Siti Rachmawati Hersa UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Ibnu Fadilah UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Rizka Putri Utami UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Mohamad Farhanx Mohamad Farhan Fahlevi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Masmuni Mahatma UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Kata Kunci:

Sains, Siswa, STEM

Abstrak

Sains menjadi ilmu pengetahuan yang selalu dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dan patut dipelajari, tak terkecuali bagi siswa sekolah dasar. Ilmu semakin berkembang, seharusnya begitu juga dengan sumber daya manusianya. Siswa sekolah dasar sebaiknya mendapat asupan ilmu pengetahuan sejak dini. Namun, terdapat beberapa kendala dalam mewujudkannya, diantaranya kurangnya sarana yang dimiliki sekolah, bantuan pemerintah yang terkesan tidak lengkap, kurangnya kreativitas guru dalam menyampaikan materi, lingkungan sekitar serta keadaan sosial yang kurang mendukung, dan lain sebagainya. Dengan adanya kegiatan edukasi sains dengan pendekatan STEM (science, technology, engineering, and mahtematics) diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu, semangat kerjasama, dan keterampilan siswa sekolah dasar, khususnya siswa SDN 01 Citaman. Objek kegiatan ini yaitu siswa-siswi kelas 6 SDN 01 Citaman dengan pengambilan data sampel melalui survey lapangan. Metode pengabdian yang digunakan menerapkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan membuat target capaian berupa parameter keberhasilan kegiatan. Edukasi sains dengan pendekatan STEM menghasilkan beberapa peningkatan keterampilan, seperti peningkatan cara berpikir kritis siswa, pendalaman materi rangkaian listrik seri dan paralel, dan keterampilan bereksperimen. Dalam kegiatan ini, 69% siswa memahami materi yang diberikan dan 81% menyukai metode pengajaran yang digunakan.

Referensi

Campbell, D. (1986). Mengembangkan Kreativitas. Yogyakarta: Kanisus.

Desstya, A. (2014). Kedudukan dan Aplikasi Pendidikan Sains di Sekolah Dasar. Profesi Pendidikan Dasar, 1(2), 193–200.

Desstya, A. (2015). Keterampilan Proses Sains dan Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Profesi Pendidikan Dasar, 2(2), 95–200.

Firman, H. (2015). Pendidikan Sains Berbasis STEM: Konsep, Pengembangan, dan Peranan Riset Pascasarjana. Disampaikan Pada Seminar Nasional Pendidikan IPA Dan PLKH Universitas Pakuan, Agustus.

Ibrahim, M. (2014). Pembelajaran Sains di Sekolah Dasar Berbasis Kurikulum 2013. Premiere Educandum, 4(1), 1–9.

Kurniawan, D. T., Santi, D. P. D., & Maryanti, S. (2020). Program Edukasi Astronomi Melalui Kegiatan STREAM Untuk Siswa Sekolah Dasar Dalam Upaya Peningkatan Kesadaran Keamanan Pengamatan Peristiwa Gerhana Matahari. Al-Khidmat: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1).

Kemendikbud. (2014). Konsep dan Implementasi Kurikulum 2013 (K. P. dan Kebudayaan, ed.). Jakarta.

Pitriana, P., & Ijharudin, M. (2018). Pembuatan Roket Sebagai Pembelajaran Sains Untuk Siswa Sekolah Dasar. Al-Khidmat: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 67–70.

Samatowa. (2011). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: PT Indeks.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-12-31

Cara Mengutip

Adha, M., Hersa , S. R., Fadilah , I., Utami , R. P., Mohamad Farhan Fahlevi , M. F., & Mahatma, M. (2021). Edukasi Sains dengan Pendekatan Stem Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Siswa SDN 01 Citaman. PROCEEDINGS UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG, 1(40), 141–154. Diambil dari https://proceedings.uinsgd.ac.id/index.php/proceedings/article/view/587

Terbitan

Bagian

Articles