Upaya Peningkatan Kebersihan Lingkungan dengan Pembuatan Tempat Sampah Organik dan Anorganik (Studi kasus RW 10, Desa Cipada)
Kata Kunci:
Kebersihan Lingkungan, sampah organik, sampah anorganikAbstrak
Sampah tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia sehari-hari, dimana ada manusia pasti ada sampah karena sampah merupakan sisa-sisa kegiatan manusia dalam kehidupan sehari-hari, semua kegiatan pasti menghasilkan sampah dan inilah yang terjadi di Desa Cipada Kecamatan Cisarua. Permasalahan yang terjadi yaitu kurangnya tempat sampah menyebabkan sulitnya pewadahan sampah, kurangnya tempat sampah menyebabkan sulitnya pemilahan sampah dan tidak adanya TPS menyebabkan sulitnya pengelolaan dan penanganan sampah. Metode yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan program kerja penyediaan tempat sampah ini adalah metode penelitian kualitatif melalui pengumpulan data. Teknik yang digunakan meliputi survei lokasi dan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan berbagai pihak, seperti wawancara dengan tokoh masyarakat, warga kampung Pasir Calung, dan studi literatur. Sedangkan survey ini bertujuan untuk mengetahui berkurangnya tumpukan sampah dan upaya peningkatan kebersihan lingkungan di Desa Cipada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa kurangnya perhatian dari pemerintah desa tentu akan membuat warga mengabaikan terkait permasalahan sampah. Serta saran yang diberikan oleh kelompok KKN 298 yaitu dengan penyediaan tempat sampah organik dan anorganik.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rohmat Wahyu Arifudin, Fadlan, Ani, Yola

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

