Edukasi Masyarakat RW.11 Desa Cihanyir tentang Manfaat Biopori untuk Pengelolaan Sampah Organik
Keywords:
Biopori, Desa Cihanyir RW 11, participatory action research (PAR), edukasi masyarakat, pengelolaan sampah organikAbstract
Latar belakang penelitian ini mengangkat isu pengelolaan sampah organik di RW 11 Desa Cihanyir, yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah secara efisien. Biopori, sebagai metode inovatif untuk pengelolaan sampah organik, menawarkan solusi untuk mengurangi volume sampah dan meningkatkan kualitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat RW 11 mengenai manfaat biopori dan penerapannya dalam pengelolaan sampah organik dengan menggunakan metodologi Participatory Action Research (PAR). Metode PAR melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahap proses penelitian, mulai dari identifikasi masalah hingga implementasi solusi. Hasil dari pendekatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai cara kerja dan manfaat biopori, serta partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah organik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode PAR efektif dalam melibatkan masyarakat dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi mereka dalam pengelolaan sampah organik melalui penerapan teknologi biopori, sekaligus memberikan manfaat lingkungan yang signifikan. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah masyarakat dapat melakukan pencegahan krisis air bersih melalui peningkatan daya serap tanah yang memperbaiki pasokan air tanah, penghematan biaya pengelolaan sampah dengan mengurangi sampah organik yang dibuang ke TPA, dan penghijauan lingkungan dengan penggunaan kompos dari biopori untuk menumbuhkan tanaman di sekitar rumah, yang mendukung estetika dan keberlanjutan lingkungan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Riski Hakim, Fadli Naufal, Tasha Safina, Sri Dewi, Reza Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

